Thursday, August 28, 2014

Bicara hati ketika wukuf di Padang Arafah

Ya Allah Ya Tuhan yang menciptakan kami, sesungguhnya kami berkumpul di sini adalah semata-mata untuk mengabdikan diri kepadaMu. Ya Allah kami sedar yang sesungguhnya kami dahulunya tiada dan Engkaulah menciptakan kami dengan penuh kesempurnaan dan mengajarkan kami sesuatu yang kami tidak ketahui dan memberikan kami segala jenis rezeki yang kami sendiri tidak mampu untuk mengadakannya untuk kami gunakan di dunia ini sebagai pengabdian kepadaMu dan menjalankan amanah khalifah di bumi ini.

Ya Allah kami sedar kami adalah hambaMu yang diwujudkan di dunia ini hanyalah untuk taat dan patuh kepadaMu sepertimana taat dan patuhnya matahari, bulan dan bintang yang tidak pernah mengerti erti keingkaran dan kemungkaran. Namun kami Ya Allah sering kali lalai dan mengikut hawa nafsu kami dan lalai dalam melaksanakan ketaatan kepadaMu walaupun Engkau telah member kesempurnaan di dalam penciptaan kami ini Ya Allah. Ya Allah, kini kami sedar yang kami wajib taat kepada perintahMu, kami sedar terlalu banyak dosa dan kemungkaran yang telah kami lakukan sehingga hari ini, namun Ya allah, kami sedar sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani, oleh itu ampunilah dosa-dosa kami, keterlanjuran kami dan kejahilan kami.

Ya Allah, kami sedar dan yakin kematian itu amat benar dan dekat, balasan kubur itu benar, padang mahsyar itu benar, timbangan amal itu benar, titian sirat itu benar, syurga dan nerakaMu adalah benar sekali, tidak ada sedikit keraguan sekalipu Ya Allah.

Ya Allah yang Maha Pengasih, kami sedar kebaikan dan kebajikan kami terlalu sedikit untuk melayakkan kami ke syurgaMu. Namun Ya Allah yang Maha Keras SeksaanNya, sesungguhnya kami tidak mampu menanggung seksa azab nerakaMu yang tidak terperi, yang mana azab paling ringan apabilan dipakaikan selipar neraka, maka menggelegak otak kami Ya Allah. Ampunilah, ampunilah, ampunilah Ya Allah , Tuhan yang Maha Pengampun. Berilah kami rahmat dan kasih sayangMu dan izinkanlah kami berjumpa denganMu di syurgaMu Ya Allah kerana itulah saat-saat paling bahagia yang dikurniakan kepada seorang hamba apabila kami dapat dipertemukan dengan Engkau Ya Allah. Tuhan yang Maha Mulia, Maha Berkuasa, Maha Pelindung lagi Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha pengampun.

Aameen.

Dr Wan Masri
Asmaul Husna atas namaMu aku merintih

No comments:

Post a Comment