Thursday, January 3, 2013

Wafatnya Amir Ulama Andalusia


Ketika usia Ibnu Hazm sudah tua dan ajalnya sudah medekat, dia mengatakan dan mengecam dirinya sendiri :

Seakan kamu dengan para pengunjungku telah saling bernazar. Dikatakan kepada mereka, Ali bin Ahmad telah binasa.

Wahai Pemilik hati yang bersedih, yang sedang tertawa, berapa banyak air mataku yang berjatuhan dan pipi yang membekas.

Semoga Allah memaafkanku pada hari di mana aku pergi dengan meninggalkan keluarga, pergi ke dalam perut liang lahat.

Aku meninggalkan kebahagiaan yang sudah kurasakan. Aku akan bertemu dengan Yang selalu memikatku di sepanjang hidupku.

Itulah tempat istirehatku jika bekalku diterima. Alangkah letih dan lelahnya aku, jika aku tidak memiliki bekal.
 
Amir Ulama Andalusia Radihiyallahu Anhu  ini telah meninggal dunia pada 28hb Syaaban 456H, dengan meninggalkan warisan ilmu yang banyak. Tidaklah aneh jika seorang Raja Andalusia ketika melewati kuburannya dan berdiri di hadapannya setelah seratus tahun wafatnya ia mengatakan : Semua ulama memiliki hutang budi dan mempunyai hubungan dengan Ibnu Hazm.

Wallaahu a’lam.


(Mendekati peribadi imam-imam pewaris para nabi, Muhammad Aizat Farhan)

No comments:

Post a Comment