Saturday, February 14, 2015

Cinta dan benci kerana Allah


Pelajaran 57

a) Dikabarkan bahwa pada hari Qiamat ada seorang mu’min ketika akan dibawa ke neraka kerana menurut pertimbangan amalnya maksiatnya lebih banyak dari amal kebajikannya, ia mohon ditunda satu jam untuk bertemu dengan ibunya, kalau ia dapat memberi – mengoperkan – kepadanya salah satu dari amal solehnya yang dapat menyelamatkannya dari neraka. Setelah ia ditolak oleh ibunya yang sedang sibuk dengan urusannya sendiri, demikian pula oleh lain-lain keluarganya yang ia mintai pertolongannya, maka dalam keadaan putus asa datanglah padanya bekas temannya di dunia menyerahkan kepadanya semua pahala amal solehnya agar menyelamatkannya dari neraka dengan meyediakan dirinya sendiri menjadi penggantinya masuk.

Setelah terjadi serah terima pengoperan amal dan pahala, maka terdengar suara yang berkata: Bukanlah sifat kelakian, bahwa engkau melupakan temanmu masuk neraka, sedang engkau sendiri masuk syurga dan oleh Allah keduannya diperintahkan masuk syurga.

b) Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan Ibnu Abbas ra, bahwa rasulullah saw bersabda: Barangsiapa mengunjungi – bersilaturrahim – saudaranya sesama muslim, maka untuk setiap langkahnya ia memperoleh pahala seorang yang memerdekakan hamba sahayanya, dibebaskan dari seribu dosa, tercatat baginya seribu pahala dan memperoleh cahaya seperti cahaya Aresy di sisi Tuhannya.
(Diriwayatkan pula oleh Alharits bin Usamah)

Wallahu ’alam

H.Salim Bahreisy
Bekal Juru Da’wah Jilid 2

Surabaya, 1977

No comments:

Post a Comment