Monday, April 11, 2016

Aku hanyalah bayang-bayang

Tanpa kehendakMu
tiadalah kehadiranku
tanpa kewujudanku
Kau tetap yang Satu

aku hanyalah bayang-bayang
tak mungkin mampu bergerak
tanpa tubuhMu yang bertindak
aku hanyalah bayang-bayang
tanpa talinya Kau yang memegang

aku hanyalah si buta
yang melihat cahaya dengan mataMu
aku hanyalah si pekak
yang mendengar suara dengan telingaMu
aku hanyalah anak patung
yang merasakan hidup dengan sifatMu

aku cumalah sang alat
yang Kau berikan anak kunci
untuk menari ligat
dan sering kali anak kunci itu patah
dan sang alat kembali kaku
kerana ketetapanMu
tak mungkin berubah

ABIZAI
Sinar Benar
DBP, 2011

No comments:

Post a Comment