Wednesday, September 25, 2013

Suara seorang guru



Aku bergelar guru
sesudah merdeka.

Akulah yang bergelar guru
yang bukan lagi
membawa rotan ke mana-mana.

Akulah guru di musim ini
bukan lagi di musim lalu
yang kini hanya tinggal nama
hanya memberi ilmu tiada ukurannya
nak dipukul akan menyusul
akhirnya peribadi tersasul.

Akulah guru yang hiba
menatap pilu
melihat anak bangsa
kecundang di pelayaran masa
bila dimarah
aku dipersalah
akhirnya, aku yang bergelar guru
aku pula yang jadi kelu.

Akulah guru
pencari kebenaran
pencari keadilan
agar aku yang bergelar guru
punyai kemampuan
membentuk generasi
jadi pewaris saksama di bumi ini
bukan penghina di bumi sendiri.

Akulah guru
bukan lagi dipandang tinggi
namun, terpaksa menundukkan diri
biar sekelumit silap atur langkahku
jadi sasaran dituding jari
kerana aku yang bergelar guru
terdetik setiap waktu
ingin melihat anak bangsa
mewarisi segenap ruang
di bumi pusaka ini
biar melakar megah
di persada dunia.

Shakirah Rashid
SK Tarcisian Convent, Ipoh
Suara Kita: Antologi Seribu Sajak Merdeka
JaPen., 2013

No comments:

Post a Comment