Wednesday, August 31, 2016

Pantun renungan

Tali guni tali belati
untuk pengikat kain belacu
kalau berjanji mesti ditepati
tidak diungkit dik anak cucu

Cuaca gelap diselaputi kabus
cahaya mentari menghilang segera
pancang yang utuh usah dicabut
kelak terbongkas kestabilan negara

Sayur kangkung di tepi perigi
dipetik untuk dibuat janganan
mahu maju dalam acuan sendiri
jati diri bangsa disingkir jangan

Awang Sariyan
Di denai kehidupan
DBP, Kuala Lumpur 2016


Mailbox



In the early seventeenth century, modern post offices were founded in Europe. In 1650, the famous European city, Paris, had only four post offices. Communication among the provinces and foreign contacts were the main responsibilities of these post offices. However, there were difficulties in communication among the residents of Paris.

Renouard De Valayer came up with an idea to overcome this problem. He introduced post offices in the streets for public posting of letters. He hung several collection boxes at the street comers around Paris for the residents to drop off their letters into these collection boxes. The postmen then collected these letters three times a day. In addition, residents had to attach a postage receipt on the letter before dropping it into the collection box (stamps were not available at the time). These boxes were the world’s earliest mailboxes.

These mailboxes were very convenient for the residents in Paris. In 1780, the number of mailboxes rose to more than 500 units. At the same time, such mailboxes were also found in other parts of France. Since then, countries around the world have used these mailboxes in delivering their mails.

Food for Thought :

Demand leads to invention and innovation. Many innovative and creative inspirations arise from problems encountered in our daily lives.

Short Stories on Discoveries, Inventions, Innovation & Creativity
AAET and UTAR, 2015
ms 37

Aj-Jalil

Asma ul-Husna ke-42

Aj-Jalil ertinya Allah Maha Luhur, Maha Agung yang Memiliki Keluhuran dan Kemuliaan sebagaimana firmanNya bermaksud:

Dan tetap kekal wajah Tuhan yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
(Ar-Rahman:27)

Maha Luhur dan Maha Mulia

Secara linguistik,kata kerja yujill bererti membesarkan atau mengagungkan seseorang atau menganggapnya besar. Sifat al-Jalil bermakna kemuliaan, martabat dan kebesaran. Dia terlalu agung untuk berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan kemuliaanNya, yang menyucikan hati dengan memanifestasikan sifat keagunganNya kepadanya, yang menyingkapkan apa yang tersembunyi oleh sifat-sifat kecantikanNya dan papa yang ada di dunia yang kesemuanya itu berupa keagungan, kesempurnaan, kebaikan dan kemegahan.

Al-Jalil yang lebih berhak memerintah dan melarang selainNya, setiap tokoh besar sama sekali tidaklah besar dan setiap wujud raksasa adalah kecil. Dia memberikan kejayaan kepada mereka yang mendekatiNya dan merendah hati kepada orang-orang yang Dia bebaskan dari kehadiranNya.

Al-Jalil Mutlak adalah Allah. Sifat al-Kabir melukiskan kebesaran, sementara al-Jalil menggambarkan kesempurnaan dari sifat-sifatNya.

Sifat manusia yang ke-42 ialah berakhlak luhur dan mulia

Merujuk kepada perkara ini, maka sifat manusia yang ke-42 dengan bercermin pada Asma ul-Husna ialah berbudi pekerti yang luhur dan mulia.

Seorang hamba Allah yang menghayati sifat Al-Jalil akan menjadikannya satu inspirasi untuk menghiasi dirinya sendiri dengan keindahan akhlak yang luhur dan mulia yang merupakan buah daripada keimanan dan amal soleh. Kemudian batin dari jiwa sesungguhnya lebih tinggi dan agung berbanding keindahan tubuh.

Rasulullah saw telah bersabda: Tempatkanlah Allah dalam kedudukan yang tinggi supaya Dia mengampunimu. Yakni a            gungkanlah Dia dengan menaatiNya dan jauhkanlah diri sendiri dari melakukan kederhakaan kepadaNya dan carilah kedekatan kepadaNya, agungkanlah Dia dengan mengerjakan apa yang telah diperintahkanNya.

Wallahu ’alam

Adil Akhyar
Kehebatan berzikir dengan Asma ul-Husna
Pustaka Azhar, 2010

Sampah

Jika tidak kaubuangkan
timbunan sampah
yang berkubang
di antara dua lambungmu
ia pasti akan membusuk
memburukkan setiap anggota
perilakumu

ABIZAI
Sinar Benar
DBP, 2011


Monday, August 29, 2016

Macaroni


Macaroni is one of the favorite types of noodles enjoyed by the Europeans. The discovery of macaroni was by pure coincidence. During the 18th century there was a restaurant run by Mr Maca Roni in the city of  Naples, Italy. The reastaurant specialized in making all kinds of noodles. It was among the favorites of the locals.

One day while  Roni’s daughter was playing, she took some dough from he dad’s basket, and folded it into a noodles with a hole in the middle, and put it under the sun to dry. Roni was very angry as all the dough for that day’s business was ruined. Since he had no choice, he then took the noodles and boiled them in hot water and mixed them in tomato sauce to served to his customers. He never thought that his customers would actually praise him for the delicious noodles.

Soon after, Roni began to make the noodles again for his customers. All his customers liked it very much. From then on, Roni’s restaurant made noodles with holes as a specialty, and he became very wealthy. To expand his business, he opened a factory to process the noodles which he named as macaroni. Macaroni became well-known in many places around the world.

Food for Thought :

People are often limited by existing ways of thinking as they are still within the old frame of mind. The journey towards invention requires one to always keep an open mind, to constantly observe, be imaginative and creative and to explore new innovative ideas.

Short Stories on Discoveries, Inventions, Innovation & Creativity
AAET and UTAR, 2015
ms 36

Setelah merangkak tebing


Paya sudah kering
lopak tak berair

Lalu, kura-kura
tak punya pilihan lain
alamnya hanya di tanah
biarpun kian merekah
bukan lagi berendam
di celah lumpur dan banir
melumutkan cengkerang
di bawah reba belukar
dan rumpai menjalar

Kura-kura terpinga-pinga
setelah merangkak tebing
perlu ditinggalkan paya kering?

Alangkah tergamam ia
bukit di kaki paya
telah tiada
pepohon merimbun
hilang entah ke mana.

Adakah dibakar langit
bersaga?

Tentu paya keruh itu
cukup selesa dan kau, kura-kura
leka di dalamnya.

Dari tebing, kura-kura
merangkak ke jarum masa
lantas tersepit
di antara angka nestapa.

M.Arif
Padang Mokan, Kelantan
Mingguan Malaysia
17 Apr 2016

Sunday, August 28, 2016

Liquid Paper


When the electric typewriter was made available in the market in the 1950’s, Bette Nesmith’s boss bought her one Nesmith was typist.He wanted too increase Nesmith’s typing speed and thereby increase her efficiency at work.

However Bette was not familiar with the use of the electric typewriter. The keyboard of the electric typewriter was lighter. She made even more typing errors when using the electric typewriter. She was even unable to finish typing a letter within a working day. She felt sorry for her boss who had spent a lot of money on the new typewriter. She was unable to increase her efficiency but instead became slower in her work.

At one point she began to think of a way to correct her typing errors. An idea came when she remembered that during her secondary school years, her art teacher taught her how to use Gesso ( a hard compound of plaster of Paris or whiting in glue) for errprs in painting. She rushed home to get the white gesso and immediately retirned to her workplace. She used a small brush  and applied some white gesso on the typing errors. She found this to be really good and managed to conceal her typing errors accordingly.

Following this, she kept improving the quality of her homemade correction liquid. She tried mixing the gesso with other chemicals so that the liquid would dry faster when it was applied onto papar. In the mean time, she sold her homemade correction liquid to her colleagues, ftrinds, other typists and office workers nrarby to her company to earn some extra income. Soon after, she resigned from her job to start up her own business to produce this correction liquid. She registered the brand of her correction liquid as Liquid Paper. The business expanded under her management.

In 1972, the famous American stationery group, Gillette Corporation bought over her company for USD$50 million.The brand name Liquid Paper eventually became a byworf for the correction liquid.

Food for Thought :

Demand is the stimulant for innovation and invention to take place. Sometime, it is the simple solution that are able to solve our everyday problems. What remains is for us to realize them.

Short Stories on Discoveries, Inventions, Innovation & Creativity
AAET and UTAR, 2015
ms 34-35

Enjit-enjit Semut


Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada harta usah bakhil sebelum hilang nafas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada ilmu usah didagangkan minta dibalas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada kuasa usah zalim suka memangkas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada amanah usah khianat mesti digalas
 
Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada akal usah tertipu oleh perasaan tak berasas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada niat usah dibuat tetapi tak ikhlas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada hutang usah bertangguh pastikan lunas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada mata usah sembunyikan yang terang jelas

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada telinga usah mendengar yang was-was

Enjit-enjit semut siapa sakit naik atas
Ada mulut usah keluarkan apa-apa yang terlafaz.

Awang Sariyan
Di denai kehidupan
DBP, Kuala Lumpur 2016

Friday, August 26, 2016

Murid dahulu dan sekarang


Murid dahulu
hati kecil rasa terharu
bicara murid haru biru
apabila disoal kepala digaru
murid malu bertanya guru.

Murid sekarang
murid belajar pelbagai nahu
pantas menjawab seolah serba tahu
senyuman diberi bagai tidak mahu
bertemu di jalanan hanya mengangkat bahu.

Murid dahulu
ada murid yang tangan panjang
bersalam guru tidak memandang
umpama segan tidak kepalang
takut guru marah memanjang.

Murid sekarang
setiap pertolongan ada bayaran
tiada keikhlasan hanyalah samaran
murid rancak dengan sebaran
facebook dan whatsapp mebnjadi cabaran.

Murid dahulu
murid dan guru saling membantu
tidak mengira tempat dan waktu
ilmu dicurah tidak menentu
hebatnya seorang guru ketika itu.

Murid dahulu murid sekarang
kurang ajarnya bukan sebarang
murid perlu diasah dengan parang
sebelum dibawa pergi berperang.

Niat di hati sekadar mendidik
bukan tujuan untuk mengherdik
agar murid lebih terdidik
jadi manusia yang lebih cerdik.

Puteri Idayu Laili
SK Bukit Rahman Putra
Mingguan Malaysia
17 Apr 2016

Lightning


There were major breakthroughs in a row in the area of natural sciences such as astronomy, mechanics,optics, and thermal physics in Western Europe during the mid-seventeenth century. However, there was still insufficient understanding on thunder and lightning up until 250 years ago.

In 1746, after Benjamin Franklin saw Dr Spence demonstrate the electric  magic in Boston, he began numerous studies in the area of electric field and became an expert on the matter in a short period of time. He then began researching on lightning, the Fire of God ehich everyone feared

There was a day in 1752, where thunder rumbled and lightning flashed over Philadelphia, a sign of a storm approaching.Franklin and his son hastily walked toward tje suburbs. They intentionally wanted to fly a kite up in the sky amidst the bad weather. The kite was tied with an iron key attached and it soared into the summer storm. Franklin was nervous as he knew the danger of this experiment but he was willing to take the risk for the truth of science. He asked his son to stand far away from him and added, If unfortunate incident were to take place, please write a report on this experiment, for the good of science.

Franklin saw that the fiber of the kit’s rope waved slowly after the flash of lightning, and he then connected a Leyden jar, which was a devise used to collect electricity with the iron key. Charge up! Franklin yelled happily. This proved that lightning was not a mystery, but rather something similar with electricity. Franklin quickly wrote the experiment report. Their hearts were filled with joy. Later, Franklin  invented a lightning rod, a metal rod with a pointed up that attacted lightning and directed it down to the ground, in order to protect high-rise buidings.

Franklin’s great contribution had successfully overturned the old idea, D’alembert, the famous French scientist was quoted saying: He conquered lighting.

Food for Thought :

Franklin’s scientific spirit overturned conventional consepts and ideas. He spirit of perseverance in research should be adopted to understand the law of nature.

Short Stories on Discoveries, Inventions, Innovation & Creativity
AAET and UTAR, 2015
ms 32-33

Wednesday, August 24, 2016

Light Bulb

 (A simple approach to measure)

One day, Thomas Edison, passed a light bulb to his assistant, Upton a graduate of the Department of Mathematics at Princeton University. He asked Upton to calculate the volume of the light bulb. Upton picked up the light bulb and stared at it for a long time.

He kept measuring the light bulb by tape from left to right, top to bottom. He did not stop sketching diagrams, and the papers  were filled with formulae but still did not produce any answers.

Edison saw this poor guy and said, Upton, why don’t you try it this way? He filled the light bulb with water and passed it to Upton.Pour the water into the measuring cup, and the volume of the water will be equal to the volume of the light bulb, Edison said

Food for Thought :

In our learning processes of technologies, theory and practice must be combined together. Imagination and creativity are essential in problem solving.

Short Stories on Discoveries, Inventions, Innovation & Creativity
AAET and UTAR, 2015
ms 31

Barang borong dan fikiran borong

Membeli barang borong
sering kali orang beroleh untung
barang dibeli berkarung-karung
murah harganya tidak terhitung

Tetapi berfikir secara borong
gelap mata hati tidak Nampak lorong
yang bertindak benar dikira bak lalat menghurung
tidak dibedakan yang luhur daripada yang jiwanya terkongkong

Yang hak dan yang batil pastilah jelas
selama akal dan hati tidak terjejas
baik yang terang mahupun yang majaz
di hujungnya ada matlamat yang tidak waswas

Mustahil di akal semua bisa terpedaya
oleh lagak perencana yang didakwa berbahaya
mustahil yang mengenal makrifat dan juga pendeta
tidak berfikir dan bertindak mengikut hawa

Hidayah Allah terang terbentang
merungkai yang kusut perlu berbilang
kalamNya lengkap dengan sunnah nabi terhidang
usah ditutup pintu berunding dan bersidang

Syahadah yang dicari keredaanNya jua
buka kuasa mahupun harta dambaan jiwa
sejahtera di sini dan di alam sana
Baldatun tayyiabun warabbun ghafur itu yang utama.

Awang Sariyan
Di denai kehidupan
DBP, Kuala Lumpur 2016

Monday, August 22, 2016

Doa Solat Hajat UPSR

Segala puji bagiMu wahai Penguasa sekalian alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Penguasa di hari pembalasan. Selawat dan salam ke atas junjungan Besar Nabi Muhammad saw.

Wahai Tuhan kami,
Kurniakanlah kepada anak-anak kami ini kefahaman para nabi dan hafalan para Rasul serta mendapat ilham dari para Malaikat yang hamper denganMu, juga kurniakanlah anak-anak kami ini kesihatan dan kesejahteraan.

Maha Suci Tuhan yang tidak pernah tidur dan tidak penah lalai,
Ingatkanlah  anak-anak kami ini apa-apa yang telah mereka baca, apa-apa yang mereka pelajari dari guru-guru mereka dan tidak akan lupa apabila diperlukan kelak.

Ya Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih,
Jadikanlah anak-anak kami ini sebagai anak-anak yang pintar, anak-anak bertaqwa, anak-anak yang soleh dan solehah, anak yang menjadi harapan untuk memimpin negara pada masa hadapan serta golongkanlah mereka di kalangan hamba-hambaMu yang berjaya di dunia dan akhirat.

Ya Allah Ya Latif
Kami guru-guru dan ibu bapa mereka dengan rasa rendah hati memohon agar Engkau kurniakan anak-anak kami yang bakal menduduki ujian ini taufik dan hidayah, sentiasa di bawah pimpinan dan petunjukMu YaAllah, mudah-mudahan segala usaha yang bersungguh-sungguh selama ini dapat menunai hajat mereka iaitu mendapat sepenuh kejayaan 6A / 8A dan kecemerlangan di dalam UPSR pada tahun ini.

Di hari yang mulia ini juga kami memohon taufik dan kesejahteraan dariMu,
Anugerahkanlah anak-anak kami yang bakal menduduki peperiksaan ini cetusan idea yang bernas, kebijaksanaan akal fikiran, ketenangan rohani dan kesihatan jasmani supaya mereka dapat mengapai cita-cita mereka, cita-cita guru-guru mereka dan cita-cita mereka serta menjadi contoh ikutan generasi akan datang.

Ya Allah Ya Munzilal Barokah
Kurniakanlah  kepadamerekasepenuh kekuatan, jauhilah sifat kegusaran, jauhlah perasaan gemuruh dan gentar agar anak-anak kami yang bakal menduduki ujian ini mampu menjawab soala-soalan dengan penuh ketenangan, penuh dedikasi dan cekal dan akhirnya memperolehi keberhasilan yang dicitakan iaitu 6A/8A di dalam UPSR pada tahun ini.

Aameen.

Sumber: 

PPD Muar

Iron

In the past, people put red-hot charcoal into metal iron to heat up the bottom part of an iron for ironing purposes.There was another variation of the iron that was made of bronze with quality detailed crafting. However, this was not used by common people as only rich people wew able to afford it.

In the eighteenth century in Europe, cotton clothes became popolar and were mass produced and the use of iron also became common. At the time, the most popular irons were the solid types that came in pairs. One was used for ironing while the other was placed on top of the fire to be heated up. Tailors in the Netherlands used a slightly different version. They used a box shaped iron with an empty core that was different from the traditional Chinese iron. This type of iron was heated up using red-hot metal plates instead of charcoal.

The modern electric iron was developed by an American named Henry Seeley in 1882. During that time, electric supply was not common in households, thus electric ironswere not widely used until 1924 when the first practical iron was invented

Food for Thought :

Innovations bring convenience to people. With time and as people understand science better, it then becomes possible for us to get everyday things done in a better way.

Short Stories on Discoveries, Inventions, Innovation & Creativity
AAET and UTAR, 2015
ms 30

Lalat di dalam solat


Ketika mengharungi lautan solat
kaucari pulau khusyuk yang teduh
namun ribuan lalat mula hinggap di layar ingatan
membawamu sesat di selat khayalan
jangan kauharap akan berjumpa
selagi keakuanmu tidak kaubuangkan
selagi keakuanNya tidak kauisbatkan

Jangan kauharap akan bertemu
selagi tidak kaubersihkan bahtera kalbumu
yang penuh dengan najis cemburu
yang sarat dengan nanah amarah
yang berat dengan sampah dendam
yang pekat dengan lender berahi
sarang membiak zuriat maksiat
hasil permukahan nafsu dan syaitan

Telah cuba kauhalau keluar segala lalat
hilang sekejap muncul sesaat
bau busuk merangsangkan seronok
ribuan lalat tak mungkin menjauh
selat khayalan semakin memanjang
pulau khusyuk tak kunjung nampak.

ABIZAI
Sinar Benar
DBP, 2011

Sunday, August 21, 2016

Sekian lama kita sambut merdeka

Sekian lama kita sambut merdeka
lancarkan pelbagai logo dan tema
kenapa masih berleluasa warga
banyak berteori kurang berusaha
bijak beretorika miskin rekacipta
seru sama rata cauvinis bangsa?

Sekian lama kita sambut merdeka
dendang pelbagai lirik dan irama
kenapa masih berleluasa warga
hafal liriknya tetapi pesan terlupa
kenal melodi tetapi samar makna
lantang suara tetapi hilang gema
tegak berdiri tetapi hormat tiada
segak busana tetapi sifar budaya?

Sekian lama kita sambut merdeka
kibar pelbagai panji dan bendera
kenapa masih berleluasa warga
setia berkiblat ke bumi leluhurnya
puja bahasa luar keji bahasa nenda
takwa beragama terpenjara minda?

Sekian lama kita sambut merdeka
melafaz pelbagai akujanji dan ikrar
kenapa masih berleluasa warga
hulur salam ramah melumur nista
tabur gula cinta bercampur tuba
ikrar bersaudara kekal prasangka?

Sekian lama kita sambut merdeka
memuja pelbagai tokoh  dan wira
kenapa masih berleluasa warga
terlepassangkar terbelenggu jiwa
terlerai rantai terbantut cita-cita
bebas kurungan tertawan  minda
merdeka penjara tergadai pusaka?

Sekian lama kita sambut merdeka
anjurkan pelbagai acara dan pesta
kenapa masih berleluasan warga
pupuk mesra tapi ditakluk curiga
timbun harta tetapi bertokok cela
dianugerah kuasa tapi punah etika
petah bicara tapi berbelah agenda?

Sekian lama kita sambut merdeka
bercerita pelbagai cetera lagenda
kenapa masih berleluasa warga
ingin berpadu tapi gemar berbalah
mahu bersatu tapi asyik berpecah
damba damai tapi seronok bercekah
suka harmoni tapi leka bertelangkah
anjur muhibbah tapi tegar berbantah?

Sekian lama kita sambut merdeka
menggubal pelbagai pelan agenda
kenapamasih berleluasa warga
ingin berjiran tapi memagar rumah
ingin berkat tapi menyambar rasuah
ingin maruah tapi menguar-uar fitnah
ingin bersih tapi mencemar sampah?

Azmi Yusoff
Mingguan Malaysia
21 Ogos 2016.

Saturday, August 20, 2016

Doa UPSR 2016

Ya Allah ya Zal Jalali Wal Ikram. Sesunguhnya kami berkumpul pada hari ini semata-mata mengharapkan keredhaanMu Ya Allah, rahmatilah perhimpunan kami, hindarkanlah dari maksiat dan dosa, qabulkanlah doa-doa kami untuk mendapatkan kebaikan dan kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.
 
Ya Allah ya Ghaffar, Ya Fattahul Alim, Ampunkanlah dosa kami, ampunkanlah dosa kedua ibu bapa kami dan rahmatilah mereka, seperti mana mereka mendidik kami semasa kecil. Ampunkanlah dosa guru-guru kami dan rahmatilah mereka seperti mana mereka mendidik dan mencurahkan ilmu dan baktinya untuk mendidik kami menjadi insan yang berguna.
  
Ya Allah ya Alim ya Hakim. Telah tiba masanya untuk anak-anak kami, anak-anak didik kami menempuhi peperiksaan UPSR, Kau berilah petunjuk taufiq dan hidayah kepada mereka. Terangilah hati-hati mereka dengan nur hikmah dariMu ya Allah, bersihkanlah hati mereka dari segala maksiat hati, mudahkanlah mereka untuk menjawab soalan-soalan yang diberikan dengan tepat dan betul.. Bukakanlah hijab yang menghalang mereka dari menerima Ilmu daripada Mu Ya Allah. Berkatilah usaha dan kesungguhan mereka untuk berjaya, berkatilah usaha ibu bapa mereka yang telah mendidik mereka sedaya upaya untuk menjadi insan berguna.
 
Berkatilah usaha guru-guru mereka yang berjuang mencurahkan bakti untuk memastikan mereka menjadi insan yang berilmu pengetahuan dan beramal dengan ilmunya seterusnya menjadi insan yang berakhlak mulia dan berguna untuk agama, bangsa dan negara. Ya Allah ya tuhan kami.. kurniakanlah kepada sekolah kami  kecemerlangan dalam peperiksaan UPSR pada tahun ini dengan pencapaian kualiti …………… orang , kuantiti …..……....  dan GPS ………….Semoga dengan pencapaian ini sekolah kami mampu membantu PPD Hilir Perak mencapai hasrat dan cita-cita PPD Hilir Perak No 1 Malaysia..Insya Allah.

Hanya kepada Mu Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim kami memohon, sesungguhnya tiada sebaik-sebaik pertolongan selain dari pertolongan dariMu.

Aammen.


Sumber : PPD Hlir Perak.